Rohil (sekilas riau) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat Paripurna Istimewa DPRD Rohil dalam rangka peringatan hari jadi ke 23 Kabupaten Rohil, Rabu (4/10/2022).
Rapat itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Rohil Maston didampingi wakil ketua DPRD, Abdullah, Basiran Nur Efendi, dan Hamzah.
Rapat ini, dihadiri oleh Bupati Rohil Afrizal Sintong, Wakil Bupati H Sulaiman, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf M Erfani SH M.Tr, Asisten ll Provinsi Riau Job Kurniawan, para Bupati se Provinsi Riau, Kajari Rohil Yuliarni Appy SH MH, Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto serta para undangan.
Dalam pidatonya Gubernur Riau yang disampaikan HM Job Kurniawan, menyampaikan ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam menciptakan suasana yang kondusif di negeri seribu kubah itu.
“Pada momen hari jadi kabupaten Rokan hilir yang ke 23 ini kita wajib bersyukur, karena sampai saat ini negeri seribu kubah ini masih dalam kondisi yang kondusif,” kata Job.
“Kepada pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, kami yakin mampu mengemban amanah yang diberikan oleh para pendahulu dan para pendiri kabupaten Rohil ini,” ujar mantan Setdakab Rohil itu.
Selanjutnya ia juga menyampaikan rasa hormatnya kepada para pendahulu yang telah berjuang dalam mendirikan kabupaten seribu kubah itu.
Ketua DPRD Rohil Maston dalam sambutannya mengatakan, Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir yang kita peringati pada Tanggal 4 Oktober disetiap tahunnya, adalah merupakan suatu momentum penting yang memiliki nilai historis, terutama bagi segenap lapisan masyarakat Rokan Hilir baik yang tinggal di perkotaan maupun dipedesaan, untuk mengingat kembali Dharma Bhakti dan jasa-jasa para pejuang dan pendiri Kabupaten Rokan Hilir. sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT, hingga terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir pada tanggal 4 Oktober 1999 Dua Puluh Tiga tahun yang lalu.
Melalui Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hilir ini, dapat kita jadikan sebagai kilas balik, untuk melihat potret Kabupaten Rokan Hilir dimasa lalu,
masa kini dan masa yang akan datang, dan merupakan bagian dari jati diri anak negeri dan eksistensi daerah ini,
sehingga mampu berperan sebagai perekat integritas masyarakat, agar tetap terpelihara dalam persatuan dan kesatuan yang kokoh.
Suatu hal yang perlu kita ingat, bahwa perjuangan untuk mendirikan Kabupaten Rokan Hilir, bukanlah perjuangan yang ringan, akan tetapi sangat banyak
rintangan dan tantangan yang memakan waktu cukup panjang. Perjuangan ini diawali tahun 1956 atau setelah duduknya Husin Rambah (Almarhum) sebagai Anggota DPRD Gotong Royong Daerah Swatantra Tingkat II Kabupaten Bengkalis, merupakan hasil Pemilihan Umum
Tahun 1955. Husin Rambah pada waktu itu, adalah Penghulu Bagan Punak, bekerja sama dengan para Penghulu se-Kewedanaan Bagansiapiapi yang meliputi Kecamatan Kubu, Bangko dan Tanah Putih, memulai perjuangan pembentukan kabupaten ini dengan menyusun kertas kerja.
Dalam pengumpulan data untuk menyusun kertas kerja tersebut, Husin Rambah berangkat menelusuri Sungai Rokan menuju Pujud, dengan menggunakan alat transportasi perahu dayung, bersama Imam Doam sebagai pendayung. Mereka singgah dikampung-kampung sepanjang Sungai Rokan, antara lain Labuhan Tangga,
Bantaian, Bangko Kanan dan Kiri, Tanah Putih, Sedinginan, Rantau kopar sampai ke pujud dan kembali lagi ke Bagansiapiapi dan seterusnya melanjutkan perjalanan
menuju Sinaboi.
Mereka singgah di Raja Bejamu dan
Sungai Bakau serta melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Kubu, menuju Panipahan dan singgah di Pulau Halang.
Sementara itu, Bupati Rohil dalam sambutannya mengatakan, dibulan Oktober ini, ada beberapa peristiwa yang mempunyai nilai historis dan strategis, serta menjadi penting untuk diperingati.
Peristiwa penting tersebut kata Bupati, antara lain pada tanggal 4 oktober pada setiap tahunnya, kita peringati sebagai Hari Jadi Kabupaten Rohil dan telah pula ditetapkan menjadi agenda Daerah, bahwa
penyelenggaraan peringatan Hari Jadi Kabupaten Rohil akan dilakukan upacara sebagimana saat ini dilaksanakan dan serentak juga dilaksanakan di setiap kecamatan se-Kabupaten Rohil.
Sebagai kegiatan puncak dari penyelenggaraan peringatan Hari
Jadi Kabupaten Rohil adalah akan dilaksanakanya sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rohil.
Tanggal 5 oktober lanjutnya, diperingati sebagai “Hari Lahirnya Tentara Nasional Nasional Indonesia”. Untuk itu, dalam kesempatan tersebut atas nama jajaran Pemerintah dan segenap masyarakat Kabupaten Rohil, Bupati menyampaikan ucapkan selamat buat Anggota dan segenap keluarga besar Tentara Nasional Indonesia, yang merayakan Hari Jadinya yang ke 77.
“Semoga TNI tetap jaya dalam mengamankan dan mempertahan keutuhan Negara Kesatuan Repulik
Indonesia,” kata Bupati.
Bupati menerangkan, sebagai bangsa yang bermartabat, serta
masyarakat yang berbudaya, memperingati lahirnya suatu peristiwa haruslah dilihat, dikaji dan dicermati dari berbagai aspek.
“Karena dalam proses dan perjalanan
peristiwa itu banyak terkandung pesan dan mempunyai makna dan nilai-nilai moral yang patut dipahami, sekaligus menjadi pelajaran dan pengalaman bagi kita,
khususnya bagi generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa dan pembangunan Rohil kedepan,” sebutnya.
Kabupaten Rohil sebut Bupati, yang dengan melalui proses panjang dan berliku, serta memerlukan berbagai pengorbanan, sesungguhnya tidaklah hanya bertujuan
memisahkan diri dari stuktur Pemerintahan Kabupaten Bengkalis, namun terbentuknya struktur pemerintahan baru yang saat ini bernama Kabupaten Rohil.












