SEKILASRIAU.COM – Kebakaran lahan yang melanda Kota Dumai, Provinsi Riau, menimbulkan kerugian bagi warga. Sebanyak 1.500 ekor ayam potong Kandang Prita Priska Br Seragai dilaporkan mati akibat paparan panas dan asap tebal.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026), bertepatan dengan hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah, di kawasan Batu Bintang, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai.
Informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari arah Jalan Dumai Motor dan dengan cepat merambat hingga mendekati area kandang.
Salah seorang pemuda tempatan, Jon Akmal, mengatakan kobaran api saat itu cukup besar dengan ketinggian mencapai 3 hingga 4 meter, sehingga sulit untuk dikendalikan.
“Ketinggian api bisa sampai 3 sampai 4 meter. Kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk melakukan penyelamatan,” ujar Jon Akmal, Selasa (24/3/2026).
Jon Akmal menambahkan penjaga kandang bernama Asrudin dan juga pemuda setempat juga berada di lokasi saat kejadian serta berusaha memadamkan api sekitar kandang.
Namun, besarnya api dan tebalnya asap membuat upaya penyelamatan tidak maksimal, apalagi dengan alat seadanya.

Kobaran api yang disertai asap pekat serta suhu panas ekstrem membuat ayam-ayam di dalam kandang tidak dapat diselamatkan.
“1500 ayam potong diduga mati diduga akibat kepanasan dan kekurangan oksigen,” sambung Jon, sapa akrabnya.
Akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir mencapai sekitar 3 ton ayam potong atau setara puluhan juta rupiah.
“Kalau kita taksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” kata Jon.
Hingga kini, kebakaran lahan di wilayah Dumai masih terjadi di sejumlah titik dan belum sepenuhnya terkendali.
Warga berharap adanya penanganan serius dari pihak terkait agar kebakaran tidak terus meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
“Kita lihat disekitar sini masih ada terdapat beberapa titik api. Mudah-mudahan cepat dapat teratasi dan tidak terus meluas,” pungkasnya. (Red)












