SEKILASRIAU.COM – Penunjukan Kimlan sebagai Ketua DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Dumai baru-baru menuai penolakan dari sejumlah anggota.
Aksi penolakan itu ditunjukkan secara simbolis dengan penandatanganan di atas kain kafan yang dibentangkan di Kantor DPC GRIB Jaya Dumai, Jalan Sudirman, Jumat (3/4/2026) sore.
Di bawah kain tersebut bertuliskan ‘Kain Kafan Ini Melambangkan Matinya Demokrasi Berorganisasi Grib Jaya Di Riau”.
Dalam aksi tersebut, ratusan massa yang mengatasnamakan anggota GRIB Jaya Dumai turut hadir.
Mereka menyampaikan sikap tegas menolak keputusan penunjukan Kimlan sebagai ketua.
Terlihat di lokasi, Ketua DPC GRIB Jaya Dumai sebelumnya, Agus Tera, Sekretaris Ipit Nasution, serta para anggota lainnya ikut menyaksikan dan berpartisipasi dalam penandatanganan tersebut.
Ipit Nasution, dalam pernyataannya mengatakan pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin menyikapi mandat yang diberikan oleh DPD GRIB Jaya Provinsi Riau kepada Kimlan.
“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin terkait mandat yang diberikan oleh DPD kembali ke ketua Agus Tera,” ujar Ipit di sambut teriakan massa Grib Jaya, Grib Jaya, Grib Jaya.
Aksi penandatanganan di atas kain kafan ini disebut sebagai bentuk simbolik perlawanan dan penegasan sikap anggota terhadap keputusan yang dinilai tidak sejalan dengan aspirasi di tingkat DPC.
Hingga saat ini, dinamika internal GRIB Jaya Kota Dumai masih terus berkembang menyusul polemik penunjukan kepemimpinan tersebut. (Red)












