SEKILASRIAU.COM – Dinamika yang tengah berlangsung di tubuh organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya Kota Dumai kian menjadi perhatian berbagai pihak. Menyikapi situasi tersebut, MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai mengambil posisi yang menyejukkan dengan menekankan pentingnya penyelesaian konflik secara bijak dan bermartabat.
Melalui Wakil Ketua I, Untung Daeng, MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai menegaskan bahwa pihaknya tidak berada dalam kapasitas untuk mencampuri urusan internal GRIB Jaya. Namun demikian, sebagai bagian dari elemen masyarakat, mereka merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong terciptanya solusi yang damai.
“Kami dari MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai pada prinsipnya tidak ingin mencampuri urusan internal organisasi GRIB Jaya. Namun sebagai bagian dari elemen masyarakat, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong agar terciptanya stuasi kamtibmas yang kondusif dikota Idaman ini dari setiap dinamika yang terjadi, kita semua percaya semua persoalan seperti ini dapat diselesaikan dengan baik dan bijaksana,” ujar Untung Daeng, Jumat (03/04).
Selanjutnya Untung Daeng juga menyarankan bahwa musyawarah untuk mufakat merupakan pendekatan terbaik dalam menyikapi perbedaan yang muncul di dalam organisasi, dialog yang terbuka dan melibatkan seluruh unsur, khususnya dari tingkat akar rumput, akan menghasilkan keputusan yang lebih adil serta mampu menjaga soliditas internal.
Selain itu perlu menjadi perhatian, dari informasi yang berkembang menguatnya aspirasi dukungan yang mengarah kepada Bung Agus Tera dari 7 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 33 ranting GRIB Jaya Kota Dumai menjadi bagian penting yang tidak dapat diabaikan, dan menjadi bahan pertimbangan bagi pengurus di tingkat daerah maupun pusat.
“Kami berharap dinamika berorganisasi yang berkembang di tubuh GRIB Jaya Kota Dumai saat ini dapat disikapi secara dewasa dengan mengedepankan musyawarah oleh semua pihak. Aspirasi dari PAC dan ranting tentu harus didengar sebagai bagian dari proses organisasi yang sehat,” lanjutnya.
Lebih jauh, Untung Daeng menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil hendaknya mampu merangkul seluruh elemen organisasi serta mengedepankan prinsip keadilan dan kebersamaan, sehingga tidak menimbulkan perpecahan yang berkepanjangan.
MPC Pemuda Pancasila juga menaruh perhatian besar terhadap pentingnya menjaga stabilitas daerah. Kondusivitas Kota Dumai, merupakan prioritas utama yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Yang paling utama bagi kami adalah menjaga kondusivitas Kota Dumai. Stabilitas dan keamanan daerah adalah tanggung jawab bersama, dan tidak boleh terganggu oleh isu dinamika internal organisasi mana pun,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak di tubuh GRIB Jaya untuk menahan diri, membuka ruang komunikasi yang sehat, serta mengedepankan semangat persatuan dalam mencari solusi terbaik.
“Kami mengajak semua pihak untuk menahan diri, membuka ruang dialog, serta mengutamakan persatuan demi kebaikan bersama, serta mari bersama kita tetap konsisten dengan moto kita #DumaiDamai,” tutupnya.
Dengan sikap tersebut, MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai berharap dinamika yang terjadi di tubuh GRIB Jaya dapat segera menemukan titik temu dan berujung pada penyelesaian yang damai, bijaksana, serta mampu memperkuat persatuan organisasi ke depan.***
Editor: Redaksi












