SEKILASRIAU.COM – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai meraih Juara 1 kategori On-Grid Self Consumption dalam ajang Apresiasi Energi Baru dan Terbarukan (AEBT) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara AEBT 2026 yang digelar di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Prestasi itu diraih melalui inovasi berjudul “Transformasi Kawasan Hunian Rendah Karbon melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp sebagai Akselerator Dekarbonisasi dan Transisi Energi Berkelanjutan di PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.”
Inovasi tersebut mengangkat pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3,77 MWp di kawasan hunian Kilang Pertamina Dumai.
Program ini menjadi salah satu langkah perusahaan dalam mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan.
Karya inovasi tersebut disusun tim Fungsi Engineering & Development RU Dumai yang terdiri dari Ervandy Haryoprawironoto, Saeful Sampe, dan Nobal Ardhinata.
PLTS Dipakai untuk Kebutuhan Internal
Melalui skema on-grid self consumption, listrik yang dihasilkan PLTS digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik internal perusahaan.
Skema tersebut memungkinkan energi surya dimanfaatkan secara optimal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi berbasis fosil.
Selain mendukung pengurangan emisi karbon, implementasi PLTS 3,77 MWp juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi energi dan keandalan operasional perusahaan.
Program tersebut dikembangkan melalui kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai dan PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE).
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Iwan Kurniawan, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam inovasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Perwira Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan kontribusi terbaiknya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan perusahaan,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan kolaborasi telah berkembang menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Kilang Dumai.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM atas penghargaan yang diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai.
Dorong Target Net Zero Emission
Iwan mengatakan pemanfaatan energi terbarukan tersebut turut mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi energi bersih.
“Penghargaan ini menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk terus memperkuat budaya inovasi dan memperluas implementasi solusi energi rendah karbon,” kata Muhammad Rum.
Dia menambahkan, kolaborasi lintas fungsi dan sinergi antar-entitas di lingkungan Pertamina Group menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat berbagai program energi bersih.
Dengan keberhasilan implementasi PLTS 3,77 MWp dan raihan Juara 1 AEBT 2026, Pertamina Patra Niaga RU Dumai menyatakan akan terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. (Red)












