Rohil (sekilas Riau) – Suasana religius dan penuh khidmat mewarnai Puncak Haul ke-80 Syekh Ousman Syahabuddin Al-Khalidy Naqsabandi Tahun 2026 yang digelar di Rumah Suluk Syekh Ousman Sahabuddin Naqsabandi, Jalan Madrasah, Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (22/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Mulia, Memperkokoh Ukhuwah, Menjaga Keistiqomahan di Jalan Allah.”
Puncak haul ini dihadiri sekitar 2.000 jamaah dari berbagai kalangan. Sejumlah pejabat daerah, unsur TNI/Polri, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta masyarakat turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I. Selain itu, hadir pula Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Pemprov Riau Aji Zulkifli Syukur, S.Ag., M.A., M.Si., Danrem 031/WB yang diwakili Kasi Log Kolonel Inf. Achmad Hisom Baihaki, Bupati Rohil H. Bistamam, Wakil Bupati Rohil Jhony Charles, BBA., MBA, serta sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.
Turut hadir Ketua MUI Rohil H. Suhaimi Hasyim, S.Ag., Ketua BAZNAS Rohil H. Jefrizal, S.Hi., M.M., Pimpinan Rumah Suluk Syekh Ousman Sahabuddin Al-Khalidy Naqsabandi KH. Muhammad Idris, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Yang menjadi pengisi tausiyah dalam puncak haul tersebut adalah Prof. Syaikh H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D., Datuk Seri Ulama Setia Negara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, pembacaan perjalanan sejarah Syekh Ousman Sahabuddin Al-Khalidy Naqsabandi, tausiyah agama, hingga pembacaan doa.
Dalam sambutannya, Asisten I Pemprov Riau Aji Zulkifli Syukur menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Haul ke-80 Syekh Ousman Syahabuddin Al-Khalidy Naqsabandi.
Menurutnya, haul bukan sekadar momentum untuk mengenang sosok ulama yang telah wafat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak, mengambil hikmah dari perjuangan serta meneruskan nilai-nilai keislaman kepada generasi penerus.
“Melalui momentum haul yang ke-80 ini, mari kita kembali menghidupkan semangat untuk mencintai ilmu, menghormati para ulama, memperkuat silaturahmi, memperkokoh ukhuwah, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran ulama, guru agama, pesantren, majelis taklim dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berilmu dan berakhlak di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam mengatakan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir senantiasa mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang maju dan sejahtera.
“Jadikan momentum ini untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan silaturahmi kepada seluruh pihak,” kata Bistamam.
Ia menyebut Syekh Ousman Sahabuddin Al-Khalidy Naqsabandi merupakan sosok yang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Keteladanan, ilmu dan perjuangan beliau dinilai menjadi bagian dari warisan keagamaan dan spiritual yang patut dijaga serta diteruskan kepada generasi berikutnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, dengan memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, menghormati perbedaan dan meningkatkan kepedulian sosial.
Puncak Haul ke-80 ini sekaligus menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI/Polri, ulama dan masyarakat.
Dengan jumlah jamaah yang mencapai sekitar 2.000 orang, pengamanan dan pengaturan arus masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kepadatan lalu lintas.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 23.10 WIB, seluruh rangkaian Puncak Haul ke-80 Syekh Ousman Syahabuddin Al-Khalidy Naqsabandi Tahun 2026 berlangsung aman, tertib dan kondusif, tanpa adanya kejadian menonjol.
Momentum haul tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa ulama, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga akhlak, mempererat persaudaraan dan istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.












