Rohil (sekilas Riau) – Momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir berlangsung khidmat sekaligus sarat pesan pembangunan. Di tengah para pejabat, tokoh masyarakat dan para pejuang pembentukan Rohil, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I. hadir langsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Rohil, Minggu (4/10/2026).
Kehadiran Dandim bersama istri menjadi salah satu bagian penting dalam momentum bersejarah Kabupaten Rokan Hilir yang tahun ini mengusung tema “Bersama Mewujudkan Rokan Hilir yang Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan.”
Rapat Paripurna Istimewa digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Rohil, Komplek Perkantoran Batu Enam, Kecamatan Bangko, dan dihadiri jajaran Forkopimda, Pemerintah Provinsi Riau, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, para mantan kepala daerah, tokoh pendiri Rohil hingga pimpinan instansi vertikal.
Dandim Bawa Pesan Tegas : Sinergi Jadi Kunci Rohil ke Depan
Di tengah refleksi perjalanan 27 tahun Kabupaten Rokan Hilir, Dandim 0321/Rohil menegaskan pentingnya kekompakan seluruh elemen daerah.
Menurut Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., usia 27 tahun bukan sekadar angka, tetapi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan memastikan seluruh komponen daerah bergerak dalam satu arah pembangunan.
“Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan sinergitas seluruh elemen daerah. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan,” tegas Dandim.
Ia menegaskan, Kodim 0321/Rohil akan terus hadir di tengah masyarakat melalui tugas pembinaan teritorial dan berbagai kegiatan yang mendukung terciptanya stabilitas wilayah.
“Keamanan dan kondusivitas wilayah merupakan modal penting bagi pembangunan. Karena itu, Kodim 0321/Rohil siap terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk menjaga Rohil tetap aman, tertib dan kondusif,” ujarnya.
Dari Batu Enam, Pesan Pembangunan Menggema
Rapat paripurna tersebut menjadi panggung refleksi perjalanan panjang Kabupaten Rokan Hilir sejak terbentuk hingga memasuki usia ke-27.
Bupati Rohil H. Bistamam dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan para tokoh pendiri daerah sekaligus menatap masa depan.
Ia menyampaikan penghormatan kepada para pejuang, veteran dan tokoh pendiri Kabupaten Rohil yang telah meletakkan fondasi berdirinya daerah tersebut.
Tema “Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan” disebut menjadi kompas pembangunan Rohil ke depan.
Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat perekonomian, meningkatkan pelayanan publik berbasis digital, menjaga identitas budaya Melayu dan nilai keagamaan, serta memastikan pembangunan tetap memperhatikan kepentingan generasi mendatang.
Mantan Bupati Angkat Persoalan Jalan Sinaboi–Dumai
Tak hanya berbicara tentang capaian, momentum HUT ke-27 Rohil juga menjadi ruang menyuarakan pekerjaan rumah pembangunan.
Mantan Bupati Rohil H. Suyatno, M.AP., menyampaikan harapan agar persoalan pembangunan Jalan Lintas Sinaboi–Dumai dapat segera menemukan solusi.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan jalan tersebut demi membuka akses dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Suyatno juga mengajak seluruh elemen daerah untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Rokan Hilir.
Pemprov Riau Beberkan Dukungan Pembangunan untuk Rohil
Sementara itu, Gubernur Riau yang diwakili Sekda Provinsi Riau Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemerintah Kabupaten Rohil, DPRD, Forkopimda, dunia usaha dan masyarakat.
Ia menyebut Rokan Hilir memiliki peran penting dalam perekonomian Provinsi Riau. Berdasarkan data yang disampaikan, PDRB Rohil tahun 2025 mencapai sekitar Rp108,13 triliun, dengan kontribusi sekitar 9,07 persen terhadap PDRB Riau.
Pemprov Riau juga terus memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Rohil.
Salah satunya melalui penanganan Ruas Jalan Mahato–Simpang Manggala sepanjang 8,9 kilometer dengan nilai pekerjaan sekitar Rp97,7 miliar. Progres pekerjaan tersebut telah mencapai sekitar 50 persen.
Tak berhenti di sana, untuk tahun 2027 Pemprov Riau juga telah menyiapkan anggaran untuk penanganan Jembatan Pedamaran II.
Kabupaten, Provinsi dan Pusat Harus Bergerak Bersama
Pesan kuat juga disampaikan Pemprov Riau terkait pola pembangunan ke depan.
“Apa yang menjadi kewenangan kabupaten, kita sinergikan. Apa yang menjadi kewenangan provinsi, kita tangani. Dan apa yang membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat, kita perjuangkan bersama,” ujar Sekda Provinsi Riau.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Rohil membutuhkan kerja bersama lintas pemerintahan dan seluruh elemen masyarakat.
Tak hanya infrastruktur, isu pendidikan, kesehatan, kemiskinan, ekonomi masyarakat, pemeliharaan aset pemerintah hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian.
Dandim : TNI Tak Boleh Berjarak dengan Masyarakat
Bagi Kodim 0321/Rohil, momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir menjadi pengingat bahwa tugas menjaga daerah bukan hanya soal keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.
Dandim 0321/Rohil menegaskan bahwa TNI akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, tokoh masyarakat serta seluruh komponen masyarakat.
“Kami siap terus mendukung pemerintah daerah sesuai tugas dan fungsi TNI. Sinergitas harus dijaga, komunikasi harus diperkuat dan kepentingan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Kehadiran Dandim dalam forum strategis tersebut sekaligus memperlihatkan solidnya barisan Forkopimda Rohil dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung agenda pembangunan.
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Rohil berlangsung dengan rangkaian acara menyanyikan Indonesia Raya, Tari Persembahan, pembacaan Al-Qur’an, doa, Mars dan Hymne Rokan Hilir, Tari Zapin Bagan, sambutan para pejabat, pemberian santunan serta tausiyah agama.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.
27 tahun Rohil bukan sekadar perjalanan waktu. Ini adalah perjalanan perjuangan. Dan di tengah perjalanan itu, sinergi TNI, pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk membawa Rokan Hilir melangkah lebih jauh.












