SEKILASRIAU.COM – Wali Kota Dumai, H. Paisal, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Pertemuan strategis tersebut membahas percepatan penyelesaian berbagai persoalan agraria di Kota Dumai yang selama ini menjadi kendala pembangunan dan investasi. Fokus pembahasan antara lain menyangkut status tanah yang terindikasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).
Adapun sejumlah titik lahan yang dibahas meliputi eks konsesi PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI), Right of Way (ROW) Jalan Soekarno-Hatta selebar 100 meter di sisi kiri dan kanan, serta tanah terindikasi BMN di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Selain itu, pertemuan juga membedah langkah konkret terkait penyelesaian hak atas tanah masyarakat, konsolidasi tanah perkotaan, serta penanganan tumpang tindih lahan yang dinilai menghambat kepastian hukum dan pengembangan infrastruktur di Kota Dumai.
Wali Kota Dumai, H. Paisal, menegaskan bahwa koordinasi langsung dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
“Kami hadir membawa harapan masyarakat Kota Dumai. Persoalan eks konsesi PT CPI, ROW Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Jenderal Sudirman, serta sejumlah titik sengketa lahan lainnya sudah lama menjadi perhatian kami. Melalui dukungan Kementerian ATR/BPN, kami berharap kendala administratif terkait aset BMN dapat segera diselesaikan. Legalitas hak atas tanah adalah kunci peningkatan ekonomi daerah,” ujar Paisal.
Menanggapi hal tersebut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, yang akrab disapa Gus Nusron, menyatakan komitmen kementeriannya untuk menyelesaikan konflik pertanahan secara adil dan sesuai regulasi.
“Kami telah mencatat seluruh poin krusial yang disampaikan Pemerintah Kota Dumai. Untuk tanah yang terindikasi sebagai aset BMN, akan segera dilakukan koordinasi lintas sektoral. Prinsipnya, negara harus hadir memberi solusi. Jika memungkinkan dilepaskan untuk kepentingan rakyat sesuai ketentuan, tentu akan kita percepat agar tidak ada lagi sengketa yang menghambat kemajuan Kota Dumai,” tegas Gus Nusron.
Dalam pertemuan tersebut, Wako Paisal didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Johanes Marcus Parluhutan Tetelepta, Anggota DPRD Rendy Firdaus, Sekretaris Daerah Fahmi Rizal, Kepala Dinas Pertanahan Kota Dumai Muhammad Mufarizal, serta Ketua PC NU Kota Dumai Anshori.
Sementara itu, Menteri ATR/BPN turut didampingi Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Kementerian ATR/BPN, Asnaedi.
Editor: Redaksi












