SEKILASRIAU.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menegur keras Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) yang menjadi pemasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk murid di SDN 021 Kota Dumai.
Teguran diberikan menyusul adanya temuan menu MBG yang dinilai tidak sesuai standar bagi penerima manfaat.
Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kota Dumai, R. Dedy Syurya Putra, membenarkan adanya kesalahan dalam pelaksanaan distribusi menu MBG tersebut.
“Sudah saya konfirmasi langsung ke Kepala SPPG-nya. Kesalahannya ada di Kepala SPPG, dan sudah saya tegur keras,” ujar Dedy saat dikonfirmasi Sekilas Riau, Kamis (15/1/2026).
Ia menegaskan bahwa pihak BGN tidak membenarkan menu yang diberikan kepada murid SDN 021 Dumai itu.
“Untuk menu, saya tidak membenarkan bahwa itu boleh diberikan kepada penerima manfaat,” kata Dedy.
Jika Terulang
Selain memberikan teguran, Dedy menyatakan akan turun langsung menemui pengelola dapur MBG guna memberikan peringatan secara langsung agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya juga akan jumpai langsung pengelola dapurnya dan memberikan peringatan,” ungkapnya.
BGN, lanjut Dedy, telah menginstruksikan Kepala SPPG agar memastikan kesalahan serupa tidak kembali terjadi. Jika pelanggaran yang sama kembali ditemukan, sanksi tegas akan diberlakukan.
“Sudah saya komunikasikan agar tidak terjadi lagi. Jika terulang kembali dengan kasus yang sama, konsekuensinya dapur akan dihentikan sementara dan dilakukan evaluasi,” jelasnya.
Di sisi lain, Dedy mengapresiasi pemantauan yang dilakukan masyarakat dan media terhadap pelaksanaan Program MBG di Kota Dumai.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pemantauan MBG ini. Kami memang membutuhkan itu agar program MBG di Kota Dumai bisa berjalan lebih baik ke depannya,” tutupnya.
Selain Bajet, Olahan Bakso Menu MBG Siswa SD di Dumai Disorot untuk Konsumsi Dua Hari Lagi
Sebelumnya telah diberitakan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa Sekolah Dasar di Kota Dumai tepatnya di SDN 021 menjadi sorotan, Kamis (15/1/2025).
Sorotan tertuju pada menu MBG yang diterima siswa, yang dinilai tidak sebanding dengan informasi besaran anggaran atau bajet yang beredar.
Tak hanya soal nilai bajet, menu MBG tersebut juga disorot lantaran adanya olahan bakso yang dibagikan hari ini namun diperuntukkan untuk dikonsumsi dua hari kemudian.
Berdasarkan foto yang diterima redaksi, paket MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari beberapa butir bakso yang dikemas dalam plastik, kacang tanah, serta satu buah jeruk.
“Inilah menu MBG yang diterima anak kami hari ini. Ada olahan bakso juga yang akan dikonsumsi untuk dua hari lagi,” ujar salah satu orang tua murid kepada Sekilas Riau, Kamis (15/1/2026).
Sambil melampirkan foto menu MBG, wali murid tersebut juga menimbang berat kacang tanah yang diterima siswa. “Saya timbang cuma 21 gram, tidak sampai setengah ons,” katanya.
Selain itu, wali murid lainnya juga mempertanyakan keamanan olahan bakso yang diperuntukkan untuk dikonsumsi dua hari ke depan.
“Ini olahan bakso untuk dikonsumsi dua hari ke depan, kira-kira aman gak dikonsumsi anak?,” tanya wali murid lainnya.
Pihak Sekolah
Sementara itu, Kepala SD Negeri 021 Dumai, Juniar, saat dikonfirmasi Sekilas Riau membenarkan paket menu olahan bakso, kacang serta buah jeruk dibagikan pada hari ini kepada murid. Menu tersebut dibagikan diperuntukkan untuk hari Sabtu.
Kata Juniar, pembagian menu MBG dilakukan lebih awal karena hari Jumat merupakan hari libur atau tanggal merah, sehingga tidak ada kegiatan belajar mengajar sekaligus tidak ada pembagian MBG di sekolah. “Menu MBG dibagikan hari ini karena besok hari Jumat libur. Jadi pada hari Jumat memang tidak ada pembagian MBG kepada siswa,” jelasnya.
Ketika ditanya mengapa menu MBG tidak dibagikan pada hari Sabtu saja, Juniar menjelaskan bahwa tidak terdapat pengantaran menu MBG pada hari tersebut. “Di hari Sabtu tidak ada pengantaran MBG,” tambahnya.
Juniar juga menyampaikan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah menyampaikan masukan terkait menu MBG kepada pihak SPPG pada pekan lalu. Namun, pihak SPPG menyatakan bahwa menu tersebut telah disesuaikan dengan rekomendasi ahli gizi.
Meski demikian, pihak sekolah dan dewan guru berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan pihak SPPG pada pekan depan untuk membahas berbagai keluhan terkait menu MBG.
Terkait pihak yang menyalurkan MBG di SDN 021 Dumai, Juniar menyebut SPPG Payung Bersama Negeri. (Red).












