SEKILASRIAU.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai mendorong dunia usaha, khususnya produsen dan sektor perhotelan, untuk mengambil peran aktif dalam mengurangi timbulan sampah melalui penyusunan peta jalan atau roadmap pengurangan sampah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Tata Cara Penyusunan Roadmap Pengurangan Sampah oleh Produsen yang digelar di Ruang Rapat DLH Kota Dumai, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan dibuka langsung Kepala DLH Kota Dumai, Yuda Pratama Putra, S.STP., M.IP., didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3), Antony Asha Parie, S.T.
Sosialisasi turut menghadirkan narasumber dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (Pusdal) Sumatera, Alfi Fahmi, S.Pi., M.Si., selaku Kepala Bidang Wilayah II Pusdal Sumatera.
Melalui kegiatan tersebut, DLH Dumai ingin memastikan pelaku usaha memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara penyusunan roadmap pengurangan sampah, sekaligus mendorong komitmen perusahaan dalam menerapkan pengelolaan sampah secara terencana dan berkelanjutan.
Penyusunan roadmap dinilai menjadi langkah penting agar perusahaan memiliki arah yang jelas dalam mengurangi timbulan sampah, terutama yang berasal dari produk dan kemasan. Pasalnya, tanggung jawab pengelolaan sampah tidak hanya berada pada pemerintah maupun masyarakat.
Produsen juga memiliki peran penting dalam memperhatikan dampak lingkungan dari produk yang dihasilkan, termasuk setelah produk tersebut digunakan dan menjadi sampah.
DLH Kota Dumai menekankan pentingnya keterlibatan produsen dalam upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya.
Melalui penyusunan peta jalan, perusahaan diharapkan dapat merancang langkah-langkah pengurangan sampah secara terukur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.
Dorongan tersebut juga menyasar sektor perhotelan yang dinilai perlu mengambil bagian dalam upaya menciptakan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Dengan adanya pembinaan ini, dunia usaha diharapkan tidak hanya memahami ketentuan yang berlaku, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Kolaborasi Jadi Kunci Pengelolaan Sampah
Selain memberikan pemahaman teknis, kegiatan sosialisasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menghadapi persoalan sampah.
Pengurangan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah memiliki peran dalam pembinaan dan pengawasan, sementara dunia usaha diharapkan mampu menjalankan komitmen pengurangan sampah secara konsisten.
Masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya tersebut melalui kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik.
DLH Kota Dumai berharap kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini dapat meningkatkan kesadaran serta komitmen produsen dalam menyusun dan menjalankan roadmap pengurangan sampah.
Dengan perencanaan yang matang dan keterlibatan aktif dunia usaha, upaya pengurangan sampah di Kota Dumai diharapkan semakin terarah dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan.
Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan komitmen bersama dari produsen, pelaku usaha, dan masyarakat demi mewujudkan Kota Dumai yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Infotorial)












