Rohil (sekilas Riau) – Ratusan masyarakat Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali menggelar aksi unjuk rasa, Minggu (12/6/2026).
Aksi ratusan masyarakat ini merupakan bentuk protes dan keresahan atas maraknya peredaran Narkoba serta berbagai berbagai penyakit masyarakat yang beroperasi.
Dalam video live di media sosial, tampak ratusan masyarakat menggelar aksi di salah satu yang diduga merupakan tempat hiburan malam (THL). Tampak masyarakat melakukan perusakan terhadap alokasi hiburan.
Dimana, sebelum nya ratusan masyarakat juga telah melaksanakan aksi di salah satu rumah yang dituding sebagai bandar narkoba. Massa sempat membakar beberapa motor yang diduga milik sang bandar.
Dalam aksi kali ini, ratusan masyarakat mendatangi salah satu tempat hiburan malam dan disinyalir menjadi tempat peredaran narkoba dan tempat para wanita penghibur.
Selain itu, peserta aksi juga mendatangi rumah-rumah yang diduga sebagai pengedar dan membakar rumah serta barang-barang.
Puluhan Brimob dan Polisi tampak bersitegang dalam aksi yang berlangsung. Bahkan, dalam video live itu, suasana tampak tegang karena dikatakan ada adu fisik antara peserta aksi dan Brimob.
Aksi ratusan masyarakat ini telah memanas beberapa hari terakhir di Panipahan. Bahkan, Kapolres Rohil bersama Wakil Bupati Rohil juga secara langsung telah turun untuk meredam aksi.
Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan masyarakat dalam aksi tersebut antara lain penolakan terhadap segala bentuk peredaran narkoba di wilayah Panipahan, desakan penutupan tempat hiburan karaoke di Jalan Dharma, pemberantasan praktik perjudian, serta penutupan permanen lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas ilegal.
Pada hari sebelumnya saat ratusan masyarakat menggelar aksi dan membakar kendaraan serta rumah terduga sang bandar narkoba, telah disepakati beberapa point tuntutan masyarakat Panipahan yang ditandatangani langsung oleh wakil Bupati, Kapolres, Camat Palika dan Kapolsek Panipahan.
Dimana, dalam kesepakatan itu menyatakan bahwa Panipahan menolak semua bentuk penyakit masyarakat seperti peredaran narkoba, tempat hiburan malam, tempat penyediaan wanita malam, berbagai jenis judi serta berbagai penyakit masyarakat lainnya.
Dalam video yang beredar, Wakapolda Riau juga secara langsung telah turun ke Panipahan dengan menggunakan helikopter.
Salah satu masyarakat Panipahan menuturkan bahwa, peredaran Narkoba di wilayah tersebut sudah sangat meresahkan dan telah banyak merusak generasi bangsa.
Aksi ini tambahnya, sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap marak nya peredaran narkoba dan berbagai penyakit masyarakat lainnya khususnya di Panipahan.












