Rohil (sekilas riau) – Anggota Koramil 05 / RM dipimpin Serka Bahar menghadiri upacara kegiatan 0ps ketupat lancang kuning di lapangan Kantor Polres Rokan Hilir (Rohil), Kamis (21/4/2022).
Apel operasi ketupat tersebut secara langsung dipimpin Wakil Bupati Rokan Hilir H Sulaiman dan dihadiri Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, Danramil 02 / TP Lettu Inf Yunita, Danyon Brimob dan berbagai unsur lainnya.
Wakil Bupati Rokan Hilir H. Sulaiman membacakan amanat Kapolri mengatakan ada beberapa penekanan dari Bapak Kapolri Jend. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo yang perlu di perhatikan oleh para personil pelaksana operasi guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi “Ketupat-2022.
Lakukan deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang sehingga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan yang prediktif dan laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimanapun dan kapanpun.
Selanjutnya, lakukan koordinasi dan kerjasama dengan satgas Covid-19 untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya lonjakan mobilitas masyarakat saat libur Idul Fitri 1443 H/2022 dengan melakukan test antigen secara acak terhadap warga masyarakat di tempat keramaian seperti rest area, mall, tempat wisata untuk memonitor kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19 di area-area tersebut.
Kemudian melaksanakan random check swab antigen kepada para pelaku perjalanan dan siapkan pelayanan vaksinasi serta isolasi sementara di Posyanandu, melakukan percepatan program vaksinasi terutama pada Kab/Kota yang belum mencapai target, melakukan manajemen rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow, buka tutup gate tol, one way, ganjil genap pada jalan tol maupun ruas jalan tertentu saat arus mudik/balik maupun jalan-jalan menuju tempat wisata dan sosialisasi melalui media secara masif.
Sementara Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto menjelaskan, pada Operasi ketupat tahun 2022 Polres Rohil telah menyiagakan personel di tiga titik pos penyekatan dan satu pos terpadu.
Operasi tersebut, melibatkan 162 personel pengamanan gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya.












