Perempuan Mutabarrijat, Berikut Ini Penjelasannya

Perempuan Mutabarrijat, Berikut Ini Penjelasannya
Perempuan Mutabarrijat, Berikut Ini Penjelasannya

SEKILASRIAU.COMPembahasan kata-kata perempuan Mutabarrijat tengah banyak diperbincangkan saat ini. Berikut ini penjelasannya.

Sebagai umat muslim, kata-kata ini harus dipahami, sehingga tidak menyalahkan maknanya. Tak sedikit di jejaring sosial media media yang membahas tentang perempuan Mutabarrijat.

Lantas apa makna dari kata yang tengah menjadi sorotan ini, apa benar salah satu tanda hari kiamat?

Menurut artikel menit.co.id, perempuan mutabarrijat disebut-sebut sebagai salah satu tanda kiamat.

Kata ini berasal dari bahasa Arab yang berarti “perempuan yang tampil terbuka”.

Di dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak akan terjadi kiamat sampai muncul perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka dilaknat Allah dan tidak diterima taubatnya.” (HR. Tirmidzi)

Sebagaimana ditafsirkan oleh para ulama bahwa perempuan mutabarrijat adalah perempuan yang berpakaian tetapi tidak menutup auratnya dengan sempurna.

Dalam hal ini mengenakan pakaian yang ketat, transparan, atau memperlihatkan lekuk tubuhnya.

Nah, kalau dilihat dari zaman era sekarang, banyak ditemui hal seperti yang dimaksud.

Salah satu faktornya pengaruh budaya Barat, perkembangan media sosial, dan kurangnya pemahaman tentang ajaran agama.

Walaupun fenomena perempuan mutabarrijat sudah banyak terlihat, namun tidak berarti bahwa kiamat sudah dekat.

Hanya Allah SWT yang mengetahui kapan kiamat akan terjadi.

Akan tetapi sebagai umat Islam wajib untuk mewaspadai tanda-tanda kiamat dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

Al-mutabarrijat

Istilah lain, al-mutabarrijat berasal dari bahasa Arab yang berarti “wanita yang menyerupai laki-laki”.

Di dalam Islam, al-mutabarrijat adalah wanita yang berpakaian atau berperilaku seperti laki-laki. Hal ini dilarang dalam agama Islam karena Allah SWT telah menetapkan batasan-batasan yang jelas antara laki-laki dan perempuan.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu berpakaian seperti laki-laki dan janganlah laki-laki berpakaian seperti perempuan. Sesungguhnya Allah melaknat orang-orang yang berpakaian seperti bukan jenis kelaminnya.” (Qs. An-Nisa’ ayat 27).

Rasulullah SAW juga melarang perempuan al-mutabarrijat. Beliau bersabda:

“Ada tiga golongan yang dilarang masuk surga, yaitu pezina tua, pemabuk tua, dan perempuan yang menyerupai laki-laki.” (HR. Tirmidzi)

Perempuan al-mutabarrijat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berpakaian seperti laki-laki, misalnya dengan memakai celana panjang, kemeja, dan dasi.
  • Berperilaku seperti laki-laki, misalnya dengan berbicara dengan suara yang keras, berjalan dengan langkah yang lebar, dan merokok.
  • Meniru gaya rambut laki-laki, misalnya dengan memotong pendek rambutnya atau mengecat rambutnya dengan warna-warna yang maskulin.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan perempuan menjadi al-mutabarrijat, di antaranya:

  • Kurangnya pemahaman tentang ajaran agama Islam.
  • Pengaruh budaya Barat yang semakin liberal.
  • Ingin tampil lebih modis dan trendi.
  • Ingin menyamakan diri dengan laki-laki dalam segala hal.

Sebagai umat Islam, kita harus menghindari perilaku al-mutabarrijat. Kita harus berpakaian dan berperilaku sesuai dengan syariat agama Islam.

Kita juga harus mengingatkan saudara-saudari kita yang terjerumus dalam perilaku al-mutabarrijat untuk kembali ke jalan yang benar.