SEKILASRIAU.COM – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Pada ajang The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026, Kilang Pertamina Dumai sukses memboyong tiga penghargaan bergengsi di bidang komunikasi, keberagaman, dan pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima dalam malam penganugerahan yang digelar di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026), sebagai rangkaian The 10th PR INDONESIA Awards.
Pada keikutsertaan perdananya di ajang IDEAS, Kilang Pertamina Dumai meraih dua penghargaan Silver Winner untuk kategori Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) Communication Program subkategori Gender Equality & Diversity.
Penghargaan pertama diberikan melalui program PERTIWI (Perempuan Pertamina Tangguh, Inspiratif, Wibawa, dan Independen) yang dinilai berhasil mendorong kepemimpinan serta pemberdayaan pekerja perempuan di lingkungan perusahaan.
Sementara penghargaan kedua diraih lewat program Community Involvement and Development (CID) Green Laundry, sebuah usaha laundry ramah lingkungan yang memanfaatkan sabun berbahan dasar rumput teki. Program ini dikelola langsung oleh kelompok bapak-bapak nelayan “Ngokang” yang tergabung dalam Kelompok Barter Jaya di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai.
Tak hanya itu, penghargaan individu juga berhasil diraih. Ainun Nabila, Junior Officer Communication, Relations & Compliance PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, dinobatkan sebagai Silver Winner kategori DEI Staff – Insan IDEAS 2026.
Ajang IDEAS 2026 merupakan penghargaan komunikasi strategis yang diinisiasi PR Indonesia Group sebagai bentuk apresiasi kepada institusi yang berhasil menerapkan praktik komunikasi terbaik berbasis prinsip Diversity, Equity, Inclusion (DEI) dan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Tahun ini, kompetisi diikuti 26 institusi dari berbagai sektor, mulai dari kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, perguruan tinggi negeri, BUMN, anak perusahaan BUMN, BUMD, rumah sakit, perusahaan swasta nasional maupun multinasional, hingga organisasi non-profit.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menghadirkan program pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan prinsip DEI dan ESG.
“Penghargaan ini merupakan buah dari semangat dedikasi dan kolaborasi seluruh insan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama masyarakat, kelompok binaan, serta para pemangku kepentingan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan praktik komunikasi yang strategis, terbuka, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Muhammad Rum.
Program PERTIWI sendiri menjadi salah satu upaya perusahaan dalam memperkuat peran perempuan di lingkungan kerja.
Melalui pelatihan kepemimpinan, financial coaching, hingga employee assistance program, sebanyak 41 pekerja perempuan di Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning kini semakin aktif mengambil peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Implementasi program tersebut juga mendorong meningkatnya keterwakilan perempuan pada jabatan strategis seperti Manager dan Section Head.
Capaian itu semakin diperkuat dengan penghargaan Insan IDEAS 2026 yang diterima Ainun Nabila.
Di sisi lain, Green Laundry menjadi contoh bagaimana prinsip inklusivitas diterapkan dalam program pemberdayaan masyarakat. Selama hampir tiga tahun berjalan, program ini berhasil menghadirkan alternatif mata pencaharian yang lebih aman bagi 10 nelayan “Ngokang” melalui usaha laundry ramah lingkungan.
Tak hanya mematahkan stigma bahwa pekerjaan mencuci identik dengan perempuan, program tersebut juga meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara signifikan.
Dari sebelumnya total pendapatan kelompok sekitar Rp2 juta per bulan atau sekitar Rp200 ribu per anggota, kini omzet Green Laundry mencapai Rp8 hingga Rp9 juta setiap bulan.
Melalui pencapaian di IDEAS 2026, PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan prinsip DEI dan ESG dalam setiap proses bisnis perusahaan.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang inklusif, meningkatkan tata kelola perusahaan, sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
Editor: Redaksi












