SEKILASRIAU.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang bersih dan transparan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026/2027 yang digelar Dinas Pendidikan Kota Dumai di Gedung Pendopo, Jalan Putri Tujuh, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Wali Kota Dumai H. Paisal, unsur Forkopimda, kepala sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
Ketua PWI Dumai, Bambang Prayetno, mengatakan pakta integritas bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.
“Pakta integritas ini menjadi komitmen bersama untuk menyelenggarakan penerimaan murid baru yang jujur, objektif, transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi,” ujar Bambang.
Dikatakannya, media memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial agar pelaksanaan SPMB berlangsung terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“PWI Dumai siap mendukung melalui pemberitaan yang edukatif dan pengawasan publik sehingga pelaksanaan SPMB tahun ini benar-benar berjalan transparan,” katanya.
Wako Paisal Ingatkan Kepala Sekolah
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Dumai H. Paisal mengingatkan seluruh kepala sekolah dan panitia SPMB agar menjalankan tugas secara profesional dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan murid baru berada dalam pengawasan publik sehingga harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan coba-coba bermain. Seluruh tahapan pendaftaran harus dapat dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ada diskriminasi dan semua harus berjalan sesuai aturan,” ucap Paisal.
Ditekankan orang nomor satu di Kota Dumai itu, komitmen yang telah ditandatangani harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar simbolis di atas kertas.
“Tidak boleh ada keberpihakan, tidak ada orang dalam, dan tidak ada praktik titipan dalam proses SPMB. Semua harus berjalan transparan dan adil,” tambahnya.
Program Nasional
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Dumai, Ali Ibnu Amar, menjelaskan bahwa penandatanganan komitmen bersama merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Menurutnya, SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 dirancang untuk menghadirkan sistem penerimaan peserta didik yang lebih inklusif, transparan, dan berintegritas.
“Seluruh proses dapat dipantau publik, menggunakan kriteria yang terukur, serta memastikan tidak ada diskriminasi terhadap peserta didik dari berbagai latar belakang,” jelas Ali.
Ia menambahkan, pelaksanaan SPMB tahun ini turut mendapat pengawalan dari berbagai lembaga, mulai dari Polri, Kejaksaan, KPK hingga Kementerian Dalam Negeri guna mencegah praktik gratifikasi, titip-menitip kursi maupun maladministrasi.
Adapun penerimaan murid baru di Kota Dumai dilakukan melalui empat jalur, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua.
Khusus jalur prestasi, pemerintah juga memberikan ruang bagi prestasi akademik, non-akademik, termasuk Tahfiz Al-Qur’an yang menjadi program unggulan daerah.
Melalui komitmen bersama yang telah diteken seluruh pihak, Pemerintah Kota Dumai berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung bersih, profesional, transparan, serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. (Red)












