Wali Kota Dumai Buka Suara soal Polemik TKBM: Investasi Harus Jalan, Persoalan Segera Diselesaikan

Wali Kota Dumai Buka Suara soal Polemik TKBM: Investasi Harus Jalan, Persoalan Segera Diselesaikan
Foto Wali Kota Dumai, H Paisal SKM MARS (Peci Hitam)

SEKILASRIAU.COM – Wali Kota Dumai, Paisal, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Dumai untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif di tengah polemik Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang belakangan menjadi perhatian publik, Selasa (16/7/2026).

Menurut Paisal, sikap pemerintah daerah dalam menyikapi persoalan tersebut semata-mata bertujuan menjaga stabilitas daerah, memastikan aktivitas pelabuhan tetap berjalan normal, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha dan para pekerja.

“Kami ingin persoalan ini segera selesai. Pemerintah Kota Dumai berkepentingan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif, karena keberlangsungan investasi berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat dan kesejahteraan para pekerja,” ujar Paisal, seperti dilansir dari berbagai media.

Dijelaskan orang nomor satu di Kota Dumai itu, berbagai upaya penyelesaian yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama sejumlah pihak terkait.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa apabila persoalan belum dapat diselesaikan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai dalam jangka waktu tertentu, maka pemerintah daerah akan mengupayakan penyelesaian lebih lanjut melalui kementerian terkait.

Dikatakannya lagi, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi yang memberikan kepastian bagi seluruh pihak, mulai dari pekerja, pelaku usaha hingga investor yang beroperasi di Kota Dumai.

Menanggapi anggapan bahwa sejumlah pernyataannya bersifat provokatif, Paisal membantah tudingan tersebut.

Ia menegaskan tidak pernah berniat memperkeruh suasana.

Pernyataan yang disampaikan saat menemui massa aksi pada awal Juni lalu, tambahnya, merupakan respons atas munculnya persoalan yang dinilai kurang terkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Paisal mengungkapkan, surat yang diterbitkan KSOP terkait persoalan TKBM tidak melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Dumai dan bahkan tidak ditembuskan kepada pemerintah daerah.

“Kami tidak pernah berniat memprovokasi. Yang kami inginkan adalah komunikasi dan koordinasi yang baik antarinstansi, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat dipahami bersama dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat maupun para pelaku usaha,” katanya.

Ditegaskannya kembali, bahwa Pemerintah Kota Dumai akan tetap berpihak pada keberlangsungan investasi dan memastikan roda perekonomian daerah terus bergerak.

“Prinsip kami jelas, investasi harus tetap terjaga, dunia usaha harus tetap berjalan, dan persoalan yang ada harus segera diselesaikan secara baik sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah hadir untuk mencari solusi, bukan memperpanjang persoalan,” tambahnya.

Wali Kota Dumai juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog serta koordinasi demi terciptanya suasana yang aman dan kondusif.

Dirinya berharap penyelesaian polemik TKBM dapat segera menemukan titik terang sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak dan menjaga citra Kota Dumai sebagai daerah yang ramah investasi.

Editor: Redaksi