Bukan MCB, Ini Penampakan KWh Meter Rumah Ketua RT di Dumai Usai Dicabut PLN

Bukan MCB, Ini Penampakan KWh Meter Rumah Ketua RT di Dumai Usai Dicabut PLN
Foto penampakan KWh meter di rumah ketua RT di Dumai

SEKILASRIAU.COMPemutusan aliran listrik di rumah seorang Ketua RT di Kelurahan Mekar Sari, Kota Dumai, kembali menjadi sorotan.

Jika sebelumnya beredar informasi bahwa petugas hanya mencabut Miniature Circuit Breaker (MCB), foto terbaru yang diterima Sekilas Riau justru memperlihatkan kondisi berbeda.

Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh, KWh meter di rumah Ketua RT tersebut tampak telah dilepas seluruhnya. Yang tersisa hanyalah dudukan meteran di dinding rumah beserta kabel instalasi yang terputus dan menggantung.

Foto yang diambil pada Sabtu (1/8/2026) pukul 03.18 WIB itu menunjukkan bekas pemasangan KWh meter sudah kosong.

Penampakan tersebut memperkuat dugaan bahwa tindakan yang dilakukan bukan sekadar pencabutan MCB, melainkan pelepasan unit KWh meter dari instalasi pelanggan.

Meski tunggakan rekening listrik telah dilunasi, hingga Sabtu (1/8/2026) sore aliran listrik di rumah Ketua RT tersebut masih belum kembali menyala.

“Belum nyala, Pak. KWh-nya juga belum terpasang. Kami semalam sekeluarga tidur dalam kegelapan,” ujarnya kepada Sekilas Riau, Sabtu (1/8/2026).

Hingga artikel ini diterbitkan, pihak PLN belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapan terkait peristiwa ini.

Listrik Rumah Ketua RT di Dumai Diputus

Sebelumnya telah diberitakan, seorang Ketua RT di Kelurahan Mekar Sari mengaku kecewa setelah aliran listrik di rumahnya diputus oleh pihak PLN pada Jumat (31/7/2026).

Saat pemutusan dilakukan, ia mengaku sedang tidak berada di rumah.

Persoalan itu mencuat saat dirinya menyampaikan keluhan melalui siaran langsung akun TikTok @belalang pada Sabtu (1/8/2026) dini hari.

Ia mengaku baru mengetahui listrik rumahnya telah diputus setelah pulang ke rumah. Tak lama kemudian, ia mendatangi kantor PLN untuk menanyakan alasan pemutusan tersebut.

Menurut pengakuannya, petugas menjelaskan bahwa pemutusan dilakukan karena adanya keterlambatan pembayaran rekening listrik.

“Saya tidak ada di rumah waktu dilakukan pemutusan. Setelah pulang, baru saya tahu listrik sudah diputus,” katanya.

Setelah mengetahui hal tersebut, ia mengaku langsung melunasi tunggakan. Namun, hingga kini sambungan listrik di rumahnya belum juga dipulihkan.

Kondisi itu membuatnya mempertanyakan pelayanan PLN, terutama karena dirinya mengaku tidak menerima pemberitahuan terlebih dahulu sebelum dilakukan pemutusan.(Red)