ISMEI Wilayah II Apresiasi Komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dalam Menjaga Ketahanan Energi Dan Pemberdayaan Ekonomi Regional

Pekanbaru (sekilas Riau) – Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Wilayah II menegaskan komitmennya untuk mengawal keberlanjutan kebijakan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

Melalui Koordinator ISMEI Wilayah II, Farhan Abrar, organisasi mahasiswa ekonomi ini menyampaikan apresiasi atas kinerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang terus mengoptimalkan segala upaya untuk menjaga ketersediaan pasokan energi hingga ke daerah pelosok Sumatera.

Farhan Abrar menilai positif langkah proaktif Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam mengupayakan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.

Langkah antisipatif dan responsif dari perusahaan terbukti membantu mengamankan stok energi masyarakat pada periode krusial, seperti lonjakan konsumsi saat hari besar keagamaan dan libur panjang nasional.

Selain keandalan pasokan, ISMEI Wilayah II menyambut baik pengawasan ketat penyaluran BBM bersubsidi yang dilakukan melalui kolaborasi erat bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) di wilayah Sumbagut.

Kerja sama lintas instansi ini dinilai sangat efektif untuk memastikan bantuan energi bersubsidi tepat sasaran dan meminimalkan potensi penyimpangan di lapangan.

“Kami memandang Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memiliki peran yang sangat strategis sebagai motor penggerak perekonomian regional. Komitmen untuk terus mengoptimalkan rantai pasok BBM dan LPG agar tetap lancar serta inklusif hingga ke pelosok Sumatera merupakan bentuk keseriusan perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Farhan Abrar.

Capaian positif ini juga diperkuat oleh sederet penghargaan tingkat nasional yang diraih Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di bidang lingkungan dan sosial. Raihan tersebut mencakup 40 penghargaan ENSIA atas inovasi lingkungan, 7 penghargaan Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) untuk program pemberdayaan masyarakat, serta apresiasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atas penguatan ketahanan keluarga dan intervensi penanganan stunting.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini terbukti menciptakan dampak berganda (multiplier effect) bagi kemandirian desa dan UMKM lokal.

Menutup keterangannya, Farhan Abrar menegaskan kesiapan ISMEI Wilayah II untuk terus menjadi mitra diskusi yang kritis dan konstruktif bagi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menjaga keadilan distribusi energi serta mengawal agenda transisi energi menuju Indonesia Emas.