SEKILASRIAU.COM – PT Pertamina Patra Niaga kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Sebanyak 20 pemuda dari lima kelurahan di sekitar Ring 1 Kilang mendapatkan pelatihan Operator Listrik Industri lengkap dengan uji kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kamis (11/6/2026).
Pelatihan yang berlangsung di Gedung Rumah BUMN Dumai ini merupakan hasil kolaborasi Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&P Sumatera di bawah Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity bersama KPRI Balai Latihan Kerja (BLK) Pekanbaru Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau.
Program pelatihan akan berlangsung selama 29 hari kerja hingga 16 Juli 2026 mendatang. Para peserta akan dibekali teori, praktik kelistrikan industri, hingga pemahaman mendalam mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang menjadi standar utama di dunia industri.
GM Project R&P Sumatera yang diwakili Sr Project Manager R&P Dumai, Basuki Winarno, mengatakan pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang yang mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat maupun perusahaan.
“Melalui program ini kami ingin membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Harapannya para peserta memiliki keterampilan yang berstandar, mampu bekerja dengan aman, dan memiliki daya saing yang lebih baik di sektor industri,” kata Basuki.
Dikatakannya, kemampuan teknis saja tidak cukup. Pemahaman terhadap budaya keselamatan kerja juga menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Program Pemberdayaan
Sementara itu, Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Syahrial Okzani, menambahkan program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
“Kami meyakini investasi terbaik tidak hanya pada infrastruktur dan operasional, tetapi juga pada pengembangan kapasitas masyarakat. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi serta memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Menariknya, pelatihan ini juga membuka kesempatan yang sama bagi perempuan. Dari total 20 peserta, empat di antaranya merupakan perempuan yang turut mengikuti pendidikan dan pelatihan operator kelistrikan industri.
Hal ini menjadi bukti komitmen Pertamina dalam mendorong kesetaraan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mengembangkan kemampuan dan berkarier di sektor industri tanpa memandang gender.
Usai menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi BNSP untuk memperoleh sertifikat profesi yang dapat menjadi modal penting dalam mencari pekerjaan maupun meningkatkan kapasitas profesional mereka.
Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau mendapat apresiasi dari Kepala UPT Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Riau, Lukman Hakim.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap menjawab kebutuhan industri.
“Kerja sama ini merupakan langkah yang sangat positif dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai yang diwakili Kabid Pelatihan Edi Susanto.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga bersama Fungsi Project R&P Dumai berharap dapat melahirkan tenaga kerja lokal yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki budaya keselamatan kerja yang kuat.
Selain mendukung kebutuhan industri, program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kompetensi dan akses masyarakat terhadap peluang kerja yang lebih baik. (Red)












