Gas Diduga Mengandung Senyawa HCl Bocor di Dumai, 8 Warga Jadi Korban

Gas Diduga Mengandung Senyawa HCl Bocor di Dumai, 8 Warga Jadi Korban
Foto lokasi peristiwa kebocoran gas

SEKILASRIAU.COMKebocoran gas yang diduga mengandung senyawa hidrogen klorida (HCl) menggegerkan warga Jalan Tanjung Sari, RT 05, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai. Sebanyak delapan (8) warga dikabarkan menjadi korban keracunan.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekira pukul 10.00 WIB.

Sumber kebocoran gas diketahui berada di areal sebuah rumah yang berdekatan dengan pagar Kilang Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai.

Pantauan di lapangan, area rumah yang menjadi lokasi ditemukannya sumber gas telah dipasang garis polisi (police line).

Insiden ini sempat memicu kepanikan warga hingga aparat kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Dumai, serta tim Fire Emergency Pertamina turun ke lokasi.

Petugas Damkar kemudian melakukan evakuasi terhadap tabung itu.

Informasi yang beredar menyebutkan sejumlah warga sempat dilarikan ke IGD RSUD Dumai setelah diduga terpapar gas. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kondisi para korban.

Menurut laporan Damkar Kota Dumai, laporan kebocoran diterima pada pukul 10.53 WIB. Hanya dua menit kemudian, tim penyelamat tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Selama proses evakuasi, petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk menghindari paparan gas berbahaya.

Setelah situasi dinyatakan aman, tabung yang bocor diamankan dan dibawa ke Markas Komando Damkar Kota Dumai untuk penanganan lebih lanjut.

Data Damkar mencatat sebanyak delapan warga terdampak dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebocoran belum diketahui.

Penanganan berlangsung hingga pukul 12.10 WIB dengan melibatkan satu unit armada Damkar, satu unit SCBA, serta satu unit SCBA dari BPBD.

Selain Damkar, proses penanganan juga melibatkan kepolisian, pihak Kelurahan Tanjung Palas, Pamong Bintrantibmas Satpol PP, tim ambulans, dan Fire Emergency PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kebocoran tabung gas yang diduga mengandung senyawa HCl tersebut. (Red)