Jalan HR Soebrantas Kembali Tertata dari Pedagang, Warga Apresiasi Langkah Pemko Dumai

Jalan HR Soebrantas Kembali Tertata dari Pedagang, Warga Apresiasi Langkah Pemko Dumai
Foto penampakan kawasan Jalan HR Soebrantas

SEKILASRIAU.COM – Wajah Jalan HR Soebrantas, Kota Dumai, kini tampak lebih rapi, bersih, dan tertata dibandingkan sebelumnya.

Kawasan yang selama ini dipadati pedagang yang berjualan di bahu jalan setiap hari kini terlihat lebih nyaman dipandang setelah dilakukan penataan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Dumai.

Pantauan di lokasi menunjukkan tidak lagi terlihat lapak-lapak pedagang yang sebelumnya memenuhi sisi jalan hingga membuat arus lalu lintas menjadi sempit dan kerap menimbulkan kemacetan.

Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, keberadaan pedagang yang tidak tertata, mulai dari penggunaan tenda hingga persoalan kebersihan, juga dinilai membuat pemandangan di sekitar kawasan ikon Kota Dumai menjadi rada semrawut.

Salah seorang warga Dumai yang mengaku bernama Arif mengapresiasi langkah pemerintah dalam menata kawasan tersebut.

Dikatakan Arif, di sebuah warung kopi kepada awak media, Jalan HR Soebrantas sebaiknya difungsikan sesuai peruntukannya sebagai akses lalu lintas, kecuali pada momen tertentu seperti Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN).

“Cukuplah kegiatan CFD dan CFN saja yang memanfaatkan ruas jalan tersebut, jangan setiap hari digunakan untuk berjualan. Kami sebagai pengguna jalan juga dirugikan. Kita juga mengetahui bahwa sebagian besar pedagang yang berjualan secara gratis di sana memiliki kondisi ekonomi yang cukup baik, bahkan rata-rata memiliki kendaraan pribadi, termasuk mobil. Tidak sedikit pula yang menjadikan lokasi tersebut sebagai lapak cabang dari usaha mereka,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Arif menilai penataan yang dilakukan pemerintah memberikan dampak positif, tidak hanya terhadap kelancaran lalu lintas, tetapi juga terhadap keindahan wajah kota. Terlebih, kawasan tersebut berada berdampingan dengan Islamic Center yang menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Dumai.

Meski demikian, Arif juga berharap pemerintah dapat menyiapkan lokasi alternatif bagi para pedagang agar mereka tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa mengganggu ketertiban umum dan fungsi jalan. (Red)