Rohil (sekilas Riau) – Kebakaran hebat melanda Jalan Sepakat Bulan, Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Minggu (7/6/2026) dini hari. Tujuh unit rumah semi permanen hangus dilalap api sekitar pukul 04.30 WIB. Api berhasil dipadamkan pukul 07.00 WIB dengan kerugian material ditaksir Rp250 juta.
Dalam peristiwa ini, Kodim 0321/Rohil melalui Babinsa Koramil 01/Bangko Serka M. Manullang bergerak cepat turun ke lokasi dan ikut berjibaku memadamkan api bersama warga dan petugas damkar. Aksi cepat TNI di lapangan membantu meminimalisir perluasan api ke rumah warga lainnya.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula saat saksi Risman, 46, terbangun pukul 04.00 WIB karena asap tebal. Saat dicek, api sudah membesar dari arah dapur, tepatnya di sekitar kamar adiknya, Meli. Upaya Risman memadamkan sendiri gagal karena api terlalu besar. Ia sempat kembali mencari Meli dan anaknya ke dalam rumah, namun tidak menemukan keduanya.
Pukul 04.30 WIB, warga Sandra, 36, melihat kobaran api dan langsung melapor ke Ketua RT serta menghubungi pemadam. Tiga unit mobil damkar Pemda Rohil tiba pukul 05.20 WIB dibantu 2 tong air warga dan personel Polsek Bangko. Babinsa Koramil 01/Bangko dari Kodim 0321/Rohil juga langsung terjun membantu penyemprotan dan evakuasi.
Api baru bisa dijinakkan pukul 07.00 WIB setelah pemadaman intensif.
Tujuh korban terdampak kebakaran adalah Ema, Yeni, Sikas, Mely, Rio, Iwan, dan Ikam. Semuanya wiraswasta beralamat di Jalan Sepakat Bulan. Tidak ada korban jiwa, namun keberadaan Meli dan anaknya hingga kini belum diketahui berdasarkan keterangan Risman.
Polsek Bangko telah olah TKP, mencatat keterangan saksi, mendata korban, dan memasang police line. Penyebab kebakaran masih diselidiki.
Informasi warga menyebut api diduga berasal dari rumah Risman dan Meli. Keduanya disebut memiliki keterbatasan intelektual sehingga aktivitas sehari-hari tidak mandiri. Ini bukan kali pertama: lokasi yang sama sudah tiga kali terbakar.
Kondisi ini menunjukkan potensi kelalaian atau ketidakmampuan mengelola peralatan rumah tangga berisiko. Perlu perhatian keluarga, pemerintah, dan instansi terkait.
Mengingat kerugian besar dan dampak ke masyarakat, langkah mitigasi serta pengawasan intensif terhadap penghuni rumah tersebut dinilai mendesak.
Pemkab Rohil diminta segera mendata korban untuk bantuan dan pemulihan sosial. Pencarian Meli dan anaknya juga jadi prioritas utama memastikan keselamatan.
Situasi lokasi saat ini aman dan kondusif. Namun aparat, termasuk Babinsa Kodim 0321/Rohil, tetap diminta memantau perkembangan untuk mengantisipasi masalah sosial dan gangguan Kamtibmas di lingkungan warga.












