Klarifikasi EO-Citimall Dumai Dinilai Belum Jawab Substansi, Warga Desak LAMR Ambil Peran

Klarifikasi EO-Citimall Dumai Dinilai Belum Jawab Substansi, Warga Desak LAMR Ambil Peran
SS video hiburan di Citimall Dumai yang viral di media sosial

SEKILASRIAU.COMKlarifikasi dan permintaan maaf yang disampaikan Event Organizer (EO) bersama Manajemen Citimall Dumai terkait polemik penampilan yang menuai kontroversi beberapa waktu lalu dinilai belum sepenuhnya menjawab substansi persoalan.

Bagi sebagian warga, persoalan tersebut bukan hanya soal klarifikasi dan permintaan maaf, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap marwah adat dan budaya Melayu yang menjadi identitas Kota Dumai.

Dalam pernyataan yang disampaikan kepada salah satu elemen masyarakat dan diberitakan di sejumlah media, pihak EO dan Manajemen Citimall mengakui adanya kegaduhan yang terjadi.

Mereka juga menegaskan tidak pernah memiliki niat menghadirkan ataupun mendukung aktivitas yang bertentangan dengan norma masyarakat serta menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Dumai.

Meski demikian, klarifikasi tersebut dinilai masih menyisakan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat.

Kepada Sekilas Riau, Andi, mengatakan persoalan ini sudah semestinya turut mendapat perhatian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai sebagai payung negeri.

Dikatakan Andi saat bincang-bincang di sebuah warung kopi, LAMR memiliki peran penting dalam menjaga marwah adat dan budaya Melayu.

Ia berharap lembaga tersebut memanggil pihak EO maupun Manajemen Citimall Dumai untuk memberikan penjelasan secara terbuka sekaligus menyampaikan permohonan maaf melalui mekanisme adat.

“Langkah ini bukan untuk menghakimi siapa pun, tetapi sebagai bentuk penghormatan terhadap lembaga adat yang selama ini menjadi penjaga nilai, marwah, dan jati diri masyarakat Melayu,” ujar Andi, Sabtu (27/6/2026).

Dinilainya lagi, permintaan maaf akan memiliki makna yang lebih kuat apabila disampaikan di hadapan lembaga tersebut.

“Dengan demikian, penyelesaian persoalan tidak hanya berhenti pada klarifikasi, tetapi juga menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggara kegiatan agar lebih cermat, peka, dan menghormati nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat khususnya di Kota Dumai,” katanya.

Sementara itu, salah seorang petinggi LAMR Kota Dumai yang ditemui Sekilas Riau membenarkan bahwa pihaknya tengah membahas persoalan tersebut.

LAMR disebut berencana menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak EO dan Manajemen Citimall Dumai guna meminta penjelasan terkait polemik yang terjadi.

Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan salah satu penampilan dalam acara hiburan di pusat perbelanjaan Citimall Dumai viral di media sosial dan memicu perbincangan di tengah masyarakat.

Tayangan itu memunculkan beragam tanggapan dan menuai kritik dari sejumlah kalangan karena dinilai tidak selaras dengan norma yang berlaku di Kota Dumai.

Persoalan tersebut turut mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Organisasi Masyarakat LHMB, yang meminta adanya klarifikasi dari pihak penyelenggara acara. (Red)