Pertamina Patra Niaga Perluas Program Mangrove dan Pelatihan Vokasi di Dumai, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Perluas Program Mangrove dan Pelatihan Vokasi di Dumai, Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Patra Niaga Perluas Program Mangrove dan Pelatihan Vokasi di Dumai, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

SEKILASRIAU.COM – PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&P Dumai terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, Jumat (8/5/2026).

Komitmen tersebut diwujudkan lewat perluasan program pengelolaan mangrove serta pelatihan vokasi bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Langkah itu ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Project Sustainability & Community Development Initiative Tahun 2026 antara Pertamina Patra Niaga, Universitas Riau dan Badan Latihan Kerja (BLK) Provinsi Riau.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau pada 30 April 2026. PKS ditandatangani oleh Sr. Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno bersama Kepala LPPM Universitas Riau, Mubarak serta Ketua Pengurus KPRI BLK Provinsi Riau, Andy Kurniawan.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada dua sektor utama, yakni pengelolaan biodiversitas mangrove dan pengembangan kawasan eco-eduwisata, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.

Basuki Winarno mengatakan, kolaborasi ini diharapkan menjadi implementasi nyata Program Strategic Initiative Direktorat Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity PT Pertamina Patra Niaga melalui PRASAKTI KARYA SADHANA.

“Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah transfer pengetahuan, penguatan kompetensi, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif dan inklusif,” ujar Basuki.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah awal membangun ekosistem kolaboratif antara dunia industri, akademisi, dan lembaga pelatihan vokasi dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

“Dengan adanya kerja sama ini, implementasi program sustainability dan community development diharapkan berjalan efektif, terukur, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tambahnya.

Di sektor lingkungan, Pertamina Patra Niaga bersama Universitas Riau melanjutkan program pengelolaan biodiversitas mangrove yang telah berjalan sejak 2023. Program ini mendukung pengembangan Eco Edupark Dumai sebagai pusat edukasi, penelitian, dan wisata mangrove berbasis lingkungan.

Sejak program tersebut berjalan, Pertamina Patra Niaga Project R&P Dumai telah berkontribusi melalui kegiatan penanaman, pemeliharaan, hingga pembibitan mangrove secara berkelanjutan.

Pada tahun ini, program tersebut diperkuat melalui penanaman 2.000 bibit mangrove serta pembangunan infrastruktur jembatan di kawasan pesisir Kampus UNRI Purnama.

Inisiatif itu tidak hanya mendukung pelestarian biodiversitas pesisir, tetapi juga memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim.

Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Sementara di sektor sosial, Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan BLK Provinsi Riau menghadirkan program pelatihan operator listrik industri bagi masyarakat di lima kelurahan ring 1 perusahaan, yakni Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Buluh Kasap, Laksamana, dan Bukit Datuk.

Pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri di Kota Dumai yang terus berkembang sebagai kawasan industri nasional.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Project R&P Dumai dalam menghadirkan manfaat sosial dan nilai tambah bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Project R&P Dumai juga telah melaksanakan pelatihan pengelasan SMAW 3G pada Juni 2025 serta pelatihan tata boga pada 2024 sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya tidak hanya dalam menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat dari aspek sosial, ekonomi, hingga lingkungan. ***

Editor: Redaksi