SEKILASRIAU.COM – Suasana meriah dan penuh nuansa religius mewarnai pelaksanaan Crispy Fest di SMPN 21 Dumai, Kamis (21/5/2026).
Dalam momentum tersebut, Wali Kota Dumai Paisal secara resmi meluncurkan Program Educational Farm (EDUFARM) 21 dan Basecamp 21 sebagai sarana pembelajaran berbasis lingkungan bagi para siswa.
Kegiatan diawali dengan pawai khatam Al-Qur’an dan wisuda tahfidz yang diikuti para pelajar dengan penuh khidmat.
Para siswa yang telah menuntaskan hafalan, khususnya juz 30, mendapat apresiasi dari sekolah dan para tamu undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Wali Kota Dumai menegaskan pentingnya membangun kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini melalui pengelolaan sampah dan budaya hidup bersih di lingkungan sekolah.
Dikatakan orang nomor satu di kota Dumai itu, pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, namun memerlukan kolaborasi erat antara guru dan orang tua agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak serta peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan nilai-nilai agama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 21 Dumai, Triani Lailatunnahar dalam laporannya menyampaikan bahwa program tahfidz juz 30 kini telah diikuti 38 siswa dari kelas VII hingga IX.
Selain penguatan pendidikan agama, pihak sekolah juga terus mengembangkan EDUFARM 21 yang berfokus pada kegiatan memilah dan mengolah sampah menjadi produk bernilai guna sebagai bentuk edukasi lingkungan bagi peserta didik.
Ia berharap ke depan jumlah peserta tahfidz terus meningkat dan program EDUFARM 21 mampu berkembang menjadi wadah kreativitas siswa yang produktif serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar berkat dukungan komite sekolah, orang tua murid, dan seluruh majelis guru,” katanya.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Yuda Pratama Putra, turut menyerahkan bantuan berupa rompi, buku tabungan, dan tong sampah.
Bantuan tersebut diserahkan kepada dua penerima sebagai bentuk dukungan terhadap program peduli lingkungan di sekolah.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat membangun generasi muda yang religius, kreatif, dan peduli lingkungan. (Red)












