SEKILASRIAU.COM – SMP Negeri Binaan Khusus (Binsus) Kota Dumai terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Sistem Aspirasi dan Pelayanan Administrasi SMPN Binaan Khusus (SAPA Binsus) serta Sistem Informasi Data Keterlambatan dan Pelanggaran Siswa (SIDAPS), yang disosialisasikan kepada ratusan wali murid pada Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna SMP Negeri Binsus, Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai, itu dihadiri Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Ahmad Faisal Lubis, S.H., pengawas sekolah, komite sekolah, serta 277 wali murid.
Dalam sambutannya, Ahmad Faisal Lubis memberikan apresiasi atas inovasi yang dikembangkan SMP Negeri Binaan Khusus Kota Dumai.
Dikatakannya, aplikasi tersebut merupakan hasil karya guru dan tenaga kependidikan yang dirancang untuk mempermudah akses informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara sekolah dengan orang tua.
Faisal Lubis juga menjelaskan, melalui SAPA Binsus dan SIDAPS, wali murid kini dapat memperoleh berbagai informasi layanan sekolah secara cepat. Tidak hanya itu, orang tua juga bisa memantau kehadiran, keterlambatan, hingga data pelanggaran siswa secara lebih akurat dan real time.
“Pemanfaatan teknologi seperti ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mengawasi serta mendukung perkembangan peserta didik,” ujar Ahmad Faisal.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Faisal Lubis secara resmi meluncurkan SAPA Binsus dan SIDAPS sebagai tanda dimulainya implementasi layanan digital di SMP Negeri Binaan Khusus Kota Dumai.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri Binaan Khusus Kota Dumai, Husnal Hayati, S.Pd., M.Pd., mengatakan kehadiran kedua aplikasi tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, melalui layanan berbasis digital ini, wali murid tidak lagi harus datang ke sekolah untuk memperoleh informasi administrasi maupun perkembangan peserta didik. Seluruh informasi dapat diakses secara daring kapan saja dan dari mana saja.
“Melalui SAPA Binsus dan SIDAPS, kami ingin membangun komunikasi yang lebih efektif antara sekolah dengan wali murid. Seluruh informasi penting dapat diakses dengan mudah dari mana saja,” kata Husnal Hayati.
Ia berharap inovasi tersebut mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sekaligus mempererat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Peluncuran SAPA Binsus dan SIDAPS menjadi langkah nyata SMP Negeri Binaan Khusus Kota Dumai dalam menghadirkan layanan pendidikan yang modern, responsif, transparan, dan inovatif.
Dengan memanfaatkan teknologi digital, sekolah optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif serta mampu menjawab kebutuhan pendidikan di era digital. (Red)












