Warga Dumai Diduga Berebut Lahan Parkir dengan Perusahaan Pemerintah hingga Bentrok

Warga Dumai Diduga Berebut Lahan Parkir dengan Perusahaan Pemerintah hingga Bentrok
SS video di lokasi kejadian

SEKILASRIAU.COMBentrokan pecah di depan PT Inti Benua Prakarsatama, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Rabu (12/8/2026).

Rekaman video beredar luas di media sosial hingga grup-grup WhatsApp.

Dalam video yang beredar, para emak-emak turut terlibat dalam kericuhan tersebut sehingga menjadi korban.

Febri, salah satu warga mengatakan kericuhan tersebut diduga terjadi antara warga setempat dengan pihak perusahaan pemerintah yang mengelola lahan parkir di PT IBP.

“Infonya gara-gara perebutan lahan parkiran antara warga setempat dengan pihak perusahaan milik pemerintah kota Dumai, yaitu PT BUMN Pelabuhan Dumai,” ujar Febri.

Dikatakan Febri, berdasarkan informasi yang ia peroleh, pengelolaan lahan parkir di perusahaan PT IBP itu selama ini memang dikelola oleh warga sekitaran perusahan.

Namun baru-baru ini perusahan IBP diarahkan kepada PT BUMD Pelabuhan Dumai yang katanya berdasarkan rekomendasi pemerintah.

“Warga sebenarnya berharap tetap bisa dilibatkan. Kalau memang dikelola perusahaan, warga sekitar juga seharusnya diberdayakan atau dipekerjakan dengan pembagian tidak merugikan sesama pihak,” katanya.

Berdasarkan informasi didapat, persoalan ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

BUMD Dumai Hentikan Sementara Operasional

Pemerintah Kota Dumai Dumai melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Dumai melalui surat nomor 239/PD-DMI/VIII2026 tertanggal Dumai 12 Agustus 2026 bahwa telah menghentikan operasional sementara aktivitas pengutipan jasa parkir tersebut.

Surat yang ditandatangani oleh Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai, Andika Fithrian, ST guna meredam konflik.

Namun di lapangan, pada 12 Agustus 2026 masih terdapat petugas yang diketahui dari perusahan milik daerah Dumai tersebut.

Kericuhan ke 2

Perkara kericuhan ini juga dikabarkan masuk ke babak kedua. Sehari sebelumnya dikabarkan telah terjadi pengeroyokan yang berujung ke kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkara perkara yang tengah viral saat ini. (Red)