SEKILASRIAU.COM – PT Pelabuhan Dumai Berseri (Perseroda) mulai membidik peluang bisnis baru di sektor kepelabuhanan. BUMD milik Pemerintah Kota Dumai itu bersama Pemko dan DPRD Dumai melakukan kunjungan kerja ke PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) di Cilegon, Banten, Kamis (6/8/2026).
Kunjungan tersebut tak sekadar menjadi ajang bertukar informasi. Pengembangan bisnis kepelabuhanan, peluang investasi hingga potensi kerja sama konkret menjadi sejumlah agenda yang dibahas.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi PT Pelabuhan Dumai Berseri sekaligus membuka sumber pendapatan baru yang diharapkan dapat meningkatkan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai.
Direktur Utama PT Pelabuhan Dumai Berseri, Lukman, S.E., mengatakan pihaknya ingin pengalaman PT KBS dalam mengelola bisnis kepelabuhanan menjadi referensi untuk mengembangkan usaha BUMD di Dumai.
“Kami berharap kunjungan kerja ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara PT Pelabuhan Dumai Berseri dengan PT Krakatau Bandar Samudera. Tentunya kami ingin melihat peluang kerja sama di berbagai bidang usaha kepelabuhanan, termasuk peluang usaha lainnya yang dapat dikembangkan untuk menggali potensi ekonomi di kawasan pesisir Kota Dumai,” ujar Lukman.
Menurutnya, posisi geografis Dumai yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka menjadi modal besar dalam pengembangan bisnis kepelabuhanan.
Potensi tersebut, kata Lukman, harus diikuti dengan kemampuan BUMD dalam membaca peluang usaha dan membangun kerja sama dengan perusahaan yang telah berpengalaman.
“Kita ingin PT Pelabuhan Dumai Berseri semakin kuat dan profesional dalam menangkap peluang usaha. Dengan adanya sinergi dan pengalaman dari mitra strategis, kami optimistis potensi kepelabuhanan Dumai dapat dikembangkan lebih maksimal dan pada akhirnya memberikan kontribusi yang semakin besar bagi PAD,” katanya.
Wali Kota Dumai Dorong BUMD Lebih Agresif
Wali Kota Dumai H. Paisal, S.K.M., M.A.R.S., mengatakan Pemko Dumai terus mendorong BUMD agar tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan, tetapi juga mampu berkembang secara mandiri dan memberikan dampak ekonomi bagi daerah.
Menurut Paisal, kawasan pelabuhan dan rencana pengembangan terminal peti kemas merupakan peluang besar yang perlu dipersiapkan secara serius.
“Kami berharap PT Krakatau Bandar Samudera dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan sektor kepelabuhanan di Kota Dumai. Kami memiliki potensi kawasan yang siap dikembangkan dan optimistis kolaborasi ini akan memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan PAD di masa mendatang,” ujar Paisal.
Paisal menegaskan penguatan PT Pelabuhan Dumai Berseri bukan semata-mata soal meningkatkan kinerja perusahaan. Lebih jauh, BUMD diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah.
Karena itu, pengembangan bisnis kepelabuhanan harus dibangun dengan perencanaan yang matang, termasuk memastikan adanya aktivitas perdagangan dan arus barang yang berkelanjutan.
Ketua Komisi II Pimpin Rombongan
Kunjungan ke PT KBS tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Dumai Muhammad Dochlas Manurung, S.H.
Rombongan turut diikuti Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, S.A.B., Wakil Ketua Komisi II Anton, Sekretaris Komisi II Mawardi, serta anggota Komisi II Anhar Rizky Siregar, Sudiran, S.T., Gusri Effendy dan H. Yuhandri, S.P.
Hadir pula Wali Kota Dumai H. Paisal dan Direktur Utama PT Pelabuhan Dumai Berseri Lukman, S.E.
Rombongan diterima langsung Direktur Operasi PT Krakatau Bandar Samudera Aep Dedi Laksana bersama jajaran senior leader PT KBS.
Pemko Dumai dan PT Pelabuhan Dumai Berseri berharap pembahasan yang dilakukan dapat berlanjut menjadi kerja sama bisnis yang konkret.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan daya saing BUMD, membuka peluang investasi, menciptakan aktivitas ekonomi baru hingga meningkatkan dividen BUMD yang masuk ke kas daerah.
Dengan posisi Dumai yang berada di jalur strategis Selat Malaka, sektor kepelabuhanan dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi lebih dari sekadar bisnis jasa.
Targetnya jelas: menjadikan bisnis pelabuhan sebagai salah satu penggerak ekonomi sekaligus sumber PAD baru bagi Kota Dumai.
Editor: Redaksi












