SEKILASRIAU.COM – Polemik penggunaan tanah urug dalam pekerjaan pembangunan landscape kawasan Stadion dan GOR Dumai terus menjadi sorotan masyarakat. Asal-usul material yang digunakan dalam proyek tersebut hingga kini masih dipertanyakan.
Sejumlah media sebelumnya telah meminta penjelasan terkait sumber tanah urug yang digunakan. Namun, pejabat yang dinilai memiliki kewenangan dalam pengawasan kegiatan tersebut belum memberikan keterangan secara terbuka kepada publik.
Kondisi itu membuat warga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan berencana menggelar aksi demonstrasi dalam waktu dekat.
Aksi tersebut disebut sebagai upaya untuk mendesak pihak terkait memberikan penjelasan kepada masyarakat.
“Ini pejabat yang mengawasi kegiatan yang menggunakan APBD, kok enggan memberikan statement. Ada apa ini?,” ujar salah seorang perwakilan Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan bernama Solihin, Senin (7/9/2026).
Dikatakan Solihin, anggaran pembangunan landscape kawasan Stadion dan GOR Dumai tersebut mencapai lebih dari Rp9 miliar lebih.
Karena menggunakan uang negara, lanjutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara jelas seluruh proses pekerjaan, termasuk sumber material yang digunakan.
Dijelaskan Solihin, pihaknya berharap Kabid CK) Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota Dumai, Tabrani, memberikan penjelasan persoalan ini secara terbuka dan tidak membuat kondusifitas Kota Dumai nantinya.
“Jangan buat Kota Dumai ini tidak kondusif gara bungkamnya pejabat yang digaji oleh rakyat. Kalau tak mau bersuara, kami akan paksa,” tegasnya.
Selain memaksa keterbukaan kegiatan anggaran APBD yang dilontarkan 9 Miliar lebih ini, warga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan tersebut akan meminta memaparkan secara terbuka kawasan pertambangan atau lokasi sumber material yang memiliki izin di Kota Dumai.
Hingga berita ini diterbitkan, Kabid CK Tata Ruang Tabrani belum memberikan penjelasan terbuka mengenai asal-usul tanah urug yang digunakan dalam pembangunan landscape kawasan Stadion dan GOR Dumai. (Red)












